Tampilkan postingan dengan label Green Electricity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Green Electricity. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 September 2015

thumbnail

Pohon dan Jaringan Listrik

Posted by Suheri  | No comments

Gambar disamping adalah sebuah illustrasi bagaimana saya sekarang. Ada batas konflik yang saling bertolak belakang. Secara keilmuan saya orang konservasi tetapi jika melihat profesi saya lebih banyak terjun dibidang kelistrikan.

Mari kita menganalisa masalah yang ada dalam gambar tersebut. Sebagai orang konservasi saya akan mempertahankan pohon itu agar jangan dipotong atau ditebang. Namun sebagai orang listrik saya akan mengamankan pohon itu agar tidak menyentuh jaringan listrik. Bisa saya pangkas atau bahkan saya tebang. Konflik bathin pun muncul. Antara mempertahankan atau mengamankan pohon.

Jika kedua ego tersebut sama-sama dominan, maka yang akan terjadi adalah kerugian bersama. Pohon akan teraliri listrik dan terbakar sementara jaringan listrik akan terjadi konsleting (trip). Tidak ada yang untung. Kalau ditanya solusi yang terbaik seperti apa? saya sendiri masih bingung. Namun demi kebaikan bersama, kedua belah pihak (pohon & listrik) tentunya harus sama-sama saling merelakan.

Pohon harus bersedia dipangkas sementara pihak jaringan harus rela berkorban menyediakan tenaga potongnya. Sejauh ini mekanisme tersebut telah berlangsung dan berjalan baik dilapangan. Hasil dari kegitan tersebut seperti apa? lihatlah gambar-gambar berikut :






Gambar-gambar diatas adalah hasil kegiatan pemeliharaan pohon terhadap jaring di luar negeri sana. Mereka konsisten melakukan kegiatan pemotongan (pruning) dan tidak sampai menebangnya. Bagaimana di negera kita? Semoga kita juga konsisten menjaga dan memelihara pohon tersebut agar tetap hidup walaupun berada di dekat jaringan. (sue)

Diambil dari http://padasuatuketika.blogspot.co.id/2015/09/pohon-dan-listrik.html
Read More»

Sabtu, 17 Mei 2014

thumbnail

Sakelar Otomatis Lampu

Posted by Suheri  | No comments

Meninggalkan rumah dengan kondisi lampu menyala di siang hari? Tentu ini akan menjadikan permasalahan tersendiri. Tagihan listrik bisa saja bertambah akibat pemakaian yang tidak perlu atau bisa jadi rumah kita sudah diidentifikasi dan menjadi target pelaku kejahatan.

Kondisi yang seperti ini yang membuat permasalahan saat kita hendak bepergian keluar kota. Bepergian menjadi tidak nyaman karena selalu kepikiran rumah. 

Solusi untuk masalah tersebut sebenarnya sederhana. Kita hanya memerlukan sakelar otomatis yang bisa diatur periode penyalaannya.Sakelar otomatis tersebut bisa menggunakan :

1. Photocell (bekerja berdasarkan sensor cahaya)
2. Timer(bekerja berdasarkan setting waktu)
3. Kontrol jarak jauh menggunakan smartphone atau lainnya.

Sakelar otomatis tersebut bisa anda peroleh dipasaran. Jika anda kesulitan dalam proses instalasi berikut akan kami bahas proses instalasi Photocell dan Timer.

1. Sakelar Otomatis dengan Photocell
Photocell merupakan sakelar otomatis yang prinsip kerjanya berdasarkan sensor cahaya. Bagaimana prinsip kerjanya terhadap beban (Lampu) yang dilayaninya?. Jika cahaya mengenai / kontak body Photocell maka resistor (Light Dependent Resistor) sebagai komponen utamanya secara otomatis akan memperbesar nilai resistansi, sehingga arus listrik yang mengalir pada resistor akan terhambat hal ini mengakibatkan lampu sebagai beban akhirnya akan padam. 

Tentunya sakelar otomatis menggunakan sistem photocell memberikan keuntungan dan juga kelemahan sebab “Jika pada kondisi tertentu telah tercapai maka lampu akan menyala meskipun jam belum menuntukan waktu malam misalnya cuaca mendung atau hujan lebat”. Namanya aja sakelar dengan sensor cahaya pasti cahaya yang mempengaruhinya. Untuk Cara pemasangan Photocell ini tentu mudah sekali, bisa di lihat dari gambar berikut :

Biasanya yang agak susah yaitu tempat peletakan Photocell tersebut, kalau bisa tempatnya harus pas yang pasti terlindung dari air hujan selanjutnya jangan diletakkan pada tempat yang gelap dan jangan pula ditempatkan pada tempat yang terang. Jika kita perkirakan lampu akan menyala sekitar jam 18.00 maka letakkan lah pada tempat yang sesuai.

2. Sakelar otomatis dengan TIMER
Jika yang pertama diatas adalah Photocell yang bekerja dengan pengaruh cahaya maka yang kedua ini akan dibahas tentang Timer yang merupakan sakelar otomatis dengan prinsip kerja berdasarkan waktu tertentu. Yang pasti kita yang nentuin sendiri kapan beban lampu nyala atau padam. Jika kita menginginkan lampu akan menyala jam 18.00 dan padam jam 05.30 padam dan tidak tergantung pada kondisi cuaca (apakah cuaca sedang cerah atau mendung), tinggal atur aja sendiri, sebenarnya bukan hanya beban lampu aja yang bisa dilayani, banyak deh yang penting lihat aja kemampuan arus yang dilayaninya. Sedangkan Untuk cara pemasangan Timer lihat gambar berikut atau untuk lebih jelas baca Manualnya biasanya di siapkan.


Untuk cara mengatur waktunya silakan untuk mencocokan dengan waktu di tempat anda sebagai acuannya sehingga jam yang ada pada timer sesuai dengan jam yang sesuangguhnya, nah untuk mengatur jamnya silakan baca juga manualnya. 

Jika anda kebingungan untuk proses instalasi, anda bisa menghubungi instalatir listrik terdekat. Semoga artikel ini dapat membantu permasalahan anda.





(Sumber:akhdanazizan.com)
Read More»

Kamis, 15 Mei 2014

thumbnail

Mematikan Listrik Saja Tidak Cukup

Posted by Suheri  | No comments

Setiap orang bisa melakukan aksi hijau demi melestarikan bumi ini, bahkan dengan melakukan kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh dengan mematikan keran air saat menggosok gigi, menjemur pakaian secara tradisional, membawa tas belanjaan sendiri dan sebagainya.

Bukan hanya itu, Sahabat Alam juga bisa melakukan aksi hijau lainnya dengan cara mematikan lampu saat siang hari ataupun mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Selait hemat energi, Sahabat Alam juga bisa menghemat biaya lho.

Mungkin sebagian orang sudah merasa cukup hanya dengan menekan tombol off untuk mematikan perangkat yang tidak digunakan. Tahukah Sahabat Alam kalau itu tidak cukup?

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh the Lawrence Berkeley National Lab Joratory, energi listrik yang tersedot oleh perangkat elektronik dalam posisi off dapat mencapai level 15-30 watt.. Artinya, menekan tombol off tidak lantas memutuskan aliran listrik yang terpakai. Hal ini disebut dengan istilah Vampir Power. Untuk benar-benar memotong penggunaan listrik, Sahabat Alam perlu mencabut power cord (colokan) dari stop kontak.

Berdasarkan studi yang dilakukan, hampir 5% dari tagihan listrik yang dibayarkan setiap bulan adalah tagihan yang diakibatkan oleh Vampire Power. Bahkan di Amerika, total hampir 4 juta dollar pertahun biaya energi, diakibatkan oleh hal ini.

Agar aliran listrik tidak memakan biaya, ada baiknya Sahabat Alam mencabut kabel perangkat dari stop kontak. Dengan melakukan ini, Sahabat Alam sudah turut berpartisipasi melakukan aksi hijau yang sederhana namun berarti bagi Bumi.

Sumber : http://www.untukalam.com/
Read More»

    If you would like to receive our RSS updates via email, simply enter your email address below click subscribe.

ABOUT US

Pelayanan Teknik merupakan satuan tugas yang kegiatannya meliputi pekerjaan pencegahan (preventif) dan penanganan (korektif) terhadap gangguan listrik baik di sisi pelanggan maupun pada sistem jaringan distribusi.

Salam Yantek.

.

Untuk diskusi dan konsultasi Yantek :
0342-801549
59CD2655
0857-4970-1090
credo_blitar@yahoo.co.id

CONTACT US

Nama

Email *

Pesan *

LABEL

Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top